Sudah separuh buku “Blakanis” ini saya baca, sayang sekali, sepertinya sia-sia, percuma, terlalu bertele-tele untuk hanya satu poin, padahal pas baca halaman-halaman awal menarik, tapi semakin ke belakang semakin kesannya buang-buang bahasa si Arswendo ini :(

Sudah separuh buku “Blakanis” ini saya baca, sayang sekali, sepertinya sia-sia, percuma, terlalu bertele-tele untuk hanya satu poin, padahal pas baca halaman-halaman awal menarik, tapi semakin ke belakang semakin kesannya buang-buang bahasa si Arswendo ini :(

posted : Wednesday, July 9th, 2008

tags :